Habajino.com |Pidie Jaya, 15 Juni 2026 — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie Jaya menampilkan kisah dan dokumentasi bencana banjir hidrometeorologi yang
melanda wilayah tersebut pada tahun 2025 dalam kegiatan pameran Kabupaten Pidie Jaya. Pameran yang digelar pada Senin, 15 Juni 2026, menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk mengenang peristiwa bencana sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana alam.
Dalam pameran tersebut, BPBD Pidie Jaya menghadirkan berbagai dokumentasi berupa foto, informasi kejadian, proses penanganan darurat, hingga upaya pemulihan pascabanjir.
Materi yang ditampilkan menggambarkan bagaimana banjir hidrometeorologi memberikan dampak terhadap masyarakat, fasilitas umum, lingkungan, serta aktivitas ekonomi warga.
Kepala BPBD Pidie Jaya menjelaskan bahwa kehadiran stan BPBD dalam pameran ini tidak hanya bertujuan untuk memperlihatkan catatan sejarah bencana, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat.
Melalui dokumentasi tersebut, masyarakat diharapkan lebih memahami pentingnya menjaga lingkungan, memperhatikan informasi cuaca, serta meningkatkan kesiapan keluarga ketika menghadapi kemungkinan bencana.
“Bencana banjir hidrometeorologi tahun 2025 menjadi pengalaman penting bagi Pidie Jaya. Banyak pelajaran yang dapat diambil, terutama tentang pentingnya kerja sama antara pemerintah, petugas kebencanaan, dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat,” ujar pihak BPBD.
Banjir hidrometeorologi merupakan bencana yang dipengaruhi oleh faktor cuaca dan kondisi lingkungan, seperti curah hujan tinggi, luapan sungai, serta sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air. Kejadian tersebut menjadi perhatian serius karena dapat berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat.
Selain menampilkan kisah banjir, BPBD Pidie Jaya juga memberikan edukasi mengenai langkah-langkah mitigasi bencana, seperti mengenali potensi risiko di lingkungan tempat tinggal, menyiapkan perlengkapan darurat, serta mengikuti arahan dari pihak berwenang saat terjadi bencana.
Masyarakat yang mengunjungi pameran terlihat antusias melihat berbagai dokumentasi yang disajikan. Banyak pengunjung menjadikan stan BPBD sebagai tempat untuk memperoleh informasi tentang kebencanaan dan memahami kembali perjuangan berbagai pihak dalam penanganan banjir tahun 2025.
Melalui kegiatan ini, BPBD Pidie Jaya berharap kesadaran masyarakat terhadap mitigasi bencana semakin meningkat.
Pengalaman banjir hidrometeorologi 2025 diharapkan menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan dan kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian penting dalam mengurangi risiko bencana di masa mendatang.

