Habajino.com |PIDIE JAYA – (14 juni 2026) Sebuah miniatur yang menggambarkan peristiwa bencana banjir hidrometeorologi di Kabupaten Pidie Jaya dipamerkan kepada masyarakat sebagai media edukasi sekaligus pengingat atas musibah yang terjadi pada 26 November 2025 lalu.
Miniatur tersebut menampilkan gambaran kondisi saat banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Visualisasi itu memperlihatkan rumah warga yang terendam air, aliran sungai yang meluap, serta dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat bencana.
Peristiwa banjir terjadi pada malam 26 November 2025 setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam durasi yang cukup panjang. Curah hujan yang terus meningkat menyebabkan debit air naik secara drastis.
Selain faktor cuaca ekstrem, pendangkalan Sungai Meureudu disebut menjadi salah satu penyebab utama terjadinya banjir. Kondisi sungai yang mengalami sedimentasi membuat kapasitas aliran air berkurang sehingga air meluap ke kawasan permukiman warga.
Akibat kejadian itu, sejumlah desa di beberapa kecamatan terdampak genangan air dengan ketinggian bervariasi. Aktivitas masyarakat sempat terganggu, sementara sebagian warga harus berupaya menyelamatkan barang-barang dari rumah mereka.
Miniatur bencana tersebut dibuat sebagai bentuk dokumentasi visual atas kejadian yang pernah terjadi di Pidie Jaya. Selain itu, karya tersebut diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang risiko bencana hidrometeorologi.
Melalui pameran ini, masyarakat diajak untuk lebih memahami pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana, terutama di daerah yang memiliki potensi banjir akibat faktor alam maupun kerusakan lingkungan.
Upaya mitigasi seperti normalisasi sungai, menjaga kebersihan daerah aliran sungai, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perubahan cuaca menjadi langkah penting dalam mengurangi risiko bencana di masa mendatang.
Keberadaan miniatur banjir Pidie Jaya ini diharapkan menjadi pengingat bahwa tragedi yang terjadi pada 26 November 2025 harus menjadi pelajaran berharga agar kejadian serupa dapat diantisipasi lebih baik melalui kesiapan bersama seluruhelemen masyarakat.

