ACEH TIMUR |habajino.com – Setelah sebelumnya menyampaikan permintaan maaf kepada Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky beserta keluarga dan timnya, Dun Belanda kini diduga kembali membuat pernyataan yang menyeret nama Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin.

Sebelumnya, Dun Belanda yang dikenal aktif mengkritik Bupati Aceh Timur telah menyampaikan permintaan maaf secara tertulis di atas materai atas pernyataannya yang ditujukan kepada Bupati. Permintaan maaf tersebut diterima langsung oleh Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky yang didampingi istrinya. Bupati juga menyatakan membuka pintu maaf dan mengajak seluruh masyarakat Aceh Timur untuk bersama-sama mendukung pembangunan daerah.

Namun, dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Dun Belanda menyatakan bahwa selama ini dirinya mengkritik Bupati Aceh Timur karena mendapat suruhan dari orang nomor dua di Aceh Timur.

Dalam video tersebut, Dun Belanda mengaku, *”Saya disuruh oleh Wakil Bupati Aceh Timur. Jika saya sanggup menggulingkan Bupati, saya dijanjikan akan dibelikan mobil dan rumah.”*

Menanggapi pernyataan tersebut, media ini mengonfirmasi Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, melalui sambungan telepon WhatsApp, Minggu (26/7/2026).

T. Zainal Abidin dengan tegas membantah tuduhan tersebut. Ia menyatakan tidak mengenal Dun Belanda dan tidak pernah menjanjikan mobil maupun rumah seperti yang disebutkan dalam video.

“Ini adalah fitnah terhadap saya. Saya tidak mengenal Dun Belanda, hanya sebatas mendengar namanya, apalagi yang bersangkutan selama ini dikenal aktif mengkritik melalui media TikTok,” ujar T. Zainal Abidin.

Wakil Bupati juga memberikan waktu **2×24 jam** kepada Dun Belanda untuk memberikan klarifikasi atas pernyataannya yang menyebut dirinya sebagai pihak yang menyuruh melakukan upaya menggulingkan Bupati Aceh Timur.

Menurutnya, apabila dalam batas waktu tersebut tidak ada klarifikasi, maka pihaknya akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan persoalan tersebut kepada pihak kepolisian.

“Saya serahkan kepada masyarakat untuk menilai. Namun yang perlu saya tegaskan, apa yang disampaikan Dun Belanda adalah fitnah,” tegas T. Zainal Abidin.

*(Raja Asahan)*